Harimau Positif Virus Corona, Benarkah Hewan Bisa Tularkan Ke Manusia? Begini Kata Ahli

Harimau Positif Virus Corona, Benarkah Hewan Bisa Tularkan Ke Manusia? Begini Kata Ahli

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, memastikan, kedua satwa tersebut kini telah dinyatakan pulih meski masih dalam pemantauan atau observasi dari Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Distamhut Provinsi DKI Jakarta. Para peneliti dari University of Glasgow mengamati kucing di Inggris untuk mengidentifikasi dua kasus hewan yang tertular virus corona tersebut. Setelah dinyatakan positif Covid-19, kedua harimau itu langsung diobati dan diisolasi. Pengobatan dilakukan dengan memberikan antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin. Tujuh kucing yang sakit tinggal di dua area Situs Judi Slot di kebun binatang, dan hewan-hewan itu melakukan kontak dengan pekerja yang sama, yang baik-baik saja, kata pejabat kebun binatang.

Sebuah studi terpisah yang dilakukan oleh University of Guelph di Ontario, Kanada, menemukan kucing yang tidur di tempat tidur pemiliknya yang terpapar COVID-19 beresiko terpapar juga. Penelitian mereka menemukan bahwa 67% kucing dan 43% anjing yang diteliti dinyatakan positif. Edukator Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr Muhamad Fajri Adda’i mengatakan hewan memang dapat terinfeksi virus Corona. Mengutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat , kemungkinan hewan terinfeksi Covid-19, tertular dari manusia. Dua warga yang bernama Hari dan Tino yang adalah harimau Sumatera itu harus menjalani isolasi mandiri di kandangnya akibat terpapar Covid-19 di tempat tinggalnya di Taman Margasatwa Ragunan . JAKARTA SELATAN – Dua harimau Sumatera yang berada di Taman Margasatwa Ragunan sempat terinfeksi Covid-19.

Harimau tersebut menjadi hewan pertama penghuni kebun binatang yang terjangkit virus Corona. Dikabarkan, seekor harimau di kebun binatang Bronx, New York, positif terkena infeksi virus corona. Jika dinyatakan positif, kucing atau anjing ini akan karantina mandiri di rumah pemiliknya selama 14 hari. Hewan tidak perlu dibawa ke pusat karantina karena sejauh ini tidak ada bukti penularan dari hewan peliharaan ke manusia. Tetapi jika pemiliknya sakit atau terlalu tua untuk merawatnya, hewan tersebut akan dikarantina di fasilitas kota.

Dua harimau positif terinfeksi covid

Dua harimau Sumatra yang berada di Taman Margasatwa Ragunan sempat terinfeksi Covid-19. Melansir dari India Today, delapan singa di Taman Zoologi Nehru Hyderabad India dilaporkan terkonfirmasi positif covid-19. Mereka terdiri dari empat singa jantan dan empat singa betina yang menunjukkan gejala demam. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kondisi terkini dua harimau Sumatera yang terpapar Covid-19 di Ragunan. TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Dua harimau Sumatera yang berada di Taman Margasatwa Ragunan sempat terinfeksi Covid-19.

Beberapa hewan domestik sebelumnya dinyatakan positif mengandung SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, termasuk anjing Pomeranian dan gembala Jerman di Hong Kong, kucing rumah tangga di Belgia. Harimau Melayu, bernama Nadia, kemungkinan mengontrak virus corona dari zookeeper/penjaga kebun binatang tanpa gejala yang terinfeksi SARS-CoV-2 tetapi belum diketahui siapa. AMERIKA, KRJOGJA.com – Seekor harimau betina di Kebun Binatang Bronx Amerika Serikat dinyatakan positif terjangkit Virus Corona. Hasil tes menunjukkan harimau berumur empat tahun itu terinveksi virus yang belakangan memakan banyak memakan korban.

Namun, para ahli tidak terlalu khawatir tentang wabah virus pada hewan peliharaan dan hewan ternak karena ledakan kasusnya dapat dikendalikan melalui karantina, vaksinasi, atau bahkan pemusnahan. Namun, jika virus menyebar pada hewan liar, akan jauh lebih sulit untuk dikendalikan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk Hari dan Tino, dua harimau Sumatera di Kebun Binatang Ragunan yang terinfeksi virus corona. Kemudian, berselang dua hari, satu harimau Sumatera lainnya bernama Hari yang berusia 12 tahun terpantau kondisi kesehatannya juga menurun dengan menunjukkan gejala klinis yang sama dengan harimau Tino. TEMPO.CO, Jakarta – Asosiasi Dokter Satwa Liar, Akuatik, Hewan Eksotik Indonesia prihatin dengan dua ekor harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, yang terinfeksi Covid-19.

Diberitakan South China Morning Post, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, pengelola kebun binatang, Wildlife Conservation Society melaporkan harimau bernama Nadia itu mengalami batuk kering. Sebelum harimau di New York, seekor anjing di Hongkong juga pernah dinyatakan terinfeksi SARS-CoV-2 setelah tertular dari pemiliknya yang juga terpapar virus tersebut. Selang dua hari, kata dia satu harimau Sumatra lainnya bernama Hari berusia 12 tahun terpantau kondisi kesehatannya juga menurun dengan menunjukkan gejala klinis yang sama dengan harimau Tino. Oleh sebab itu, pemerintah juga wajib melakukan berbagai upaya agar Covid-19 juga tidak sampai menular kepada hewan, terutama hewan liar. Mulai dari hewan di rumah, kebun binatang, klinik hewan, tempat penampungan, penangkaran, dan sebagainya. Terbaru, dua harimau Sumatra, Hari dan Tino , yang berada di Taman Margasatwa Ragunan juga dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Juli 2021.

Kebun binatang Bronx kemudian melakukan pemeriksaan dan hasilnya sudah dikonfirmasi oleh National Veterinary Services Laboratory di Iowa. Nadia, bersama dengan enam harimau lainnya, diperkirakan tertular oleh penjaga kebun binatang yang terkena infeksi virus corona tanpa gejala. Selain itu, harimau dan berang-berang yang terinfeksi virus corona Covid-19, kemungkinan juga dapat tertular dari pawangnya di kebun binatang. “Dalam waktu sekitar 10 sampai 12 hari pengobatan kondisi kedua satwa berangsur membaik dan pulih,” ungkap Suzi. Selain itu, beberapa hewan di kebun binatang dan cagar alam juga dilaporkan positif di antaranya singa, harimau, puma, macan tutul, termasuk hewan primata seperti gorila.

Selain Nadia, saudaranya yang bernama Azul dan dua harimau jenis Amur, dilaporkan mengalami gejala sakit serupa. Akan tetapi, harimau lain yang berada di kandang sama tidak menunjukkan gejala infeksi coronavirus. Harimau Malaya berusia 4 tahun bernama Nadia, enam harimau dan singa lain juga jatuh sakit. Mereka diyakini telah terinfeksi oleh seorang karyawan kebun binatang yang belum menunjukkan gejala, kata perwakilan dari kebun binatang itu.

Dilansir dari Centers for Disease Control and prevention, penting untuk megetahui gejala Covid-19 pada hewan. Biasanya mereka akan mengalami demam, batuk, sulit atau sesak napas, lesu, bersin, pilek, muntah, diare, dan mata merah berair. Laporan juga menyebut bahwa satu keluarga dari rumah tangga tempat kucing itu tinggal tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. Selain Nadia, 3 harimau dan 3 singa Afrika lain jatuh sakit dengan gejala batuk kering.

Comments are closed.