Ideas Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Selama Pandemi Covid

Ideas Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Selama Pandemi Covid

Sikat seluruh permukaan gigi selama 2 menit, dan berkumur cukup 1 kali. Cobalah untuk menyiram bathroom dengan menjauhkan sikat gigi terlebih dahulu dan jika kloset Anda memiliki penutup, tutuplah ketika Anda menyiramnya. Mulut yang sehat secara tidak langsung juga akan meningkatkan kekebalan/ sistem imunitas tubuh sehingga tidak mudah sakit. “Dengan gigi yang sehat, anak bisa lebih nyaman dalam beraktivitas sehari-hari,” tutupnya. Di sisi lain, kerusakan atau kehilangan gigi depan juga dapat mengganggu estetik dan mengurangi kepercayaan diri.

Untuk itu, Mums dan Dads harus berinisiatif dalam mengajari anak cara menjaga kebersihan mulut dan mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi. Dengan begitu, gigi anak Mums akan tetap sehat selama sisa hidupnya. Bonusnya ialah, Mums tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk berobat karena perawatan gigi cenderung mahal. Setiap orangtua ingin anak-anak mereka menikmati gigi yang kuat dan sehat.

Kerusakan gigi yang parah dapat berakibat pada hilangnya gigi , karena gigi lepas dengan sendirinya, atau karena gigi rusak parah sehingga tidak dapat dipertahankan lagi. Dengan hilangnya gigi, maka akan sulit menyunyah makanan dengan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dengan halus, akan membuat kerja lambung menjadi lebih berat, sehingga dapat mengganggu fungsi lambung dan berakibat pada sakit maag . Sehingga dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan yang akhirnya akan mempengaruhi status gizi anak. “Anak Anda bisa ikut dilibatkan memilih yang dia suka dengan cara dibawa pas beli sikat giginya,” saran drg. Setiap Moms tentunya menginginkan agar buah hatinya memiliki gigi yang sehat dan juga putih bersih.

Hal ini tak jarang disertai dengan asumsi orang tua bahwa membersihkan rongga mulut anak dirasa tidak perlu. Padahal sangat penting untuk dilakukan, sebab gusi dan lidah anak rentan menjadi sarang bakteri dan jamur. Nah hal ini dibiarkan begitu saja, dapat menimbulkan masalah mulut seperti sariawan yang membuat anak tidak nyaman. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anak, seperti dilansir oleh Mag for Women. Ajarkan Anak Rajin Sikat GigiAnak-anak harus diajarkan untuk rajin sikat gigi dua kali sehari sejak dini.

Oleh karena itu, kurangi asupan gula dan asam, serta ganti dengan asupan buah dan sayur. Hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan kebersihan gigi dan mulut anak di TK Tunas Bhakti Manado. Untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut, Anda bisa menggunakan obat kumur yang mengandungthymol,methyl salicylate,menthol, daneucalyptol.

Jadi kalau Anda ingin si kecil menerapkan kebiasaan baik ini, maka Anda harus menerapkannya juga. Jika kesehatan gigi dan mulut anak tidak dipelihara sejak dini, anak dapat berisiko mengalami infeksi, masalah gigi, serta penyakit mulut lainnya. Memberikan minuman dengan menggunakan gelas dapat membantu anak-anak untuk beralih dari botol dot ke gelas. Berikan air putih untuk mengajari anak minum dengan menggunakan gelas karena pemberian minuman manis terlalu banyak dapat menyebabkan pembusukan dibagian gigi belakang dan depan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi si Kecil curang ketika sikat gigi. Bila sudah terbiasa sejak dini maka si Kecil akan memiliki gigi yang bersih dan kuat. Untuk membersihkan gigi si kecil, tidak perlu menggunakan pasta gigi, cukup gunakan air saja.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Untuk semua bayi dan anak-anak, perawaran fluoride varnish juga bermanfaat setidaknya sekali setiap enam bulan, terutama anak-anak yang berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi karena posisi gigi mereka. Menurut ahli, pemeriksaan dengan dokter gigi berguna untuk memeriksa kondisi gigi dan membersihkan karang gigi yang menumpuk. Setelah sikat gigi, dianjurkan Yudha untuk flossing, membersihkan sela-sela gigi memakai benang. Dalam 24 jam, jika tidak menyikat gigi maka koloni kuman tadi akan matang dan aktif di mulut.

Comments are closed.