Kehamilan Di Masa Pandemi Covid

Kehamilan Di Masa Pandemi Covid

Namun, sebenarnya vitamin D ini sebagian besar justru diproduksi di dalam tubuh yang berasal dari adanya paparan sinar matahari. Selain mengubah asupan makanan jadi energi, vitamin B3 juga penting untuk kesehatan kulit, sel darah, otak, dan sistem saraf. Dia menambahkan, vitamin yang diberikan tersebut berguna untuk mendorong sistem imun dalam tubuh agar mampu melawan virus Covid-19. Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa obat-obatan tersebut bukan obat spesifik untuk Covid-19 atau antivirus SARS-CoV-2, melainkan untuk membantu meredakan gejala yang muncul karena terpapar Covid-19. Mikroorganisme ini juga melepaskan racun untuk melawan efek patogen dan mengirim sinyal ke seluruh sistem kekebalan tubuh, untuk memobilisasi respons yang tepat. Zinc berfungsi melindungi jaringan dalam tubuh dan membantu mencegah patogen-patogen asing yang masuk.

SURABAYA, iNews.id – Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Laura Navika Yamani menyarankan masyarakat rutin mengonsumsi vitamin selama isolasi mandiri. Upaya itu perlu dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pasien selama isolasi. Walau begitu, sinar matahari harus ditambah dengan suplemen, karena kita tidak mendapat cukup asupan vitamin D dari matahari dan makanan. Vitamin D adalah hormon steroid yang dibuat ketika radiasi UVB dari matahari mengenai kulit.

Mengapa penting untuk mengkonsumsi vitamin D

“Sudah banyak masyarakat yang kembali beraktivitas, untuk itu mereka dituntut untuk selalu sehat sampai vaksin COVID-19 ditemukan. Pada umumnya, ASI eksklusif sudah cukup untuk melindungi bayi dan balita, sedangkan dosis suplemen minimal juga biasanya sudah dapat mencukupi kebutuhan anak-anak. Bagi usia produktif dan dewasa, kondisi-kondisi tertentu seperti underweight, mengalami penyakit kronis, dan penyakit kritis lainnya akan membutuhkan vitamin dan mineral dengan kadar yang lebih tinggi. Karena berbagai macam faktor seperti kebiasaan masyarakat Indonesia yang lebih sering menghabiskan waktu didalam ruangan, serta kurang nya asupan makanan dengan gizi seimbang. Umumnya, untuk menjaga kesehatan tulang, Anda membutuhkan asupan kalsium dan fosfor. Namun, melansir Alodokter, Anda juga membutuhkan vitamin D3 yang bermanfaat membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor untuk memperkuat tulang.

Vitamin D yang sudah dalam bentuk aktif yang nantinya dapat dimetabolisme lagi sehingga dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti digunakanuntuk kesehatan tulang, ginjal, paru-paru, dan fungsi tubuh lainnya. Menurut WHO anjuran untuk berjemur cukup dengan waktu 5-15 menit 2-3 kali seminggu di bawah sinar matahari pagi. Penting untuk mendukung pertumbuhan sel, fungsi imun, juga kesehatan mata. Menurut Harvard Health Publishing, vitamin A juga menjaga kulit tetap sehat, berperan dalam pertumbuhan tulang dan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, orang yang mengalami obesitas cenderung membutuhkan lebih banyak vitamin D. Ini karena sel-sel lemak yang menumpuk di dalam tubuhnya cenderung menyerap vitamin D lebih banyak sehingga persediaan vitamin D di dalam tubuh tidak mencukupi. “Lakukan obeservasi atau pemantauan terhadap diri sendiri di Tembak Ikan Terpercaya rumah, mengkonsumsi vitamin C, D dan Zinc serta berjemur. Imunitas non-spesifik juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Innate Immunity adalah pertahanan fisik, misalkan kulit, selaput lendir, silia saluran napas, batuk, dan bersin yang merupakan garis pertahanan terdepan terhadap mikroorganisme.

Contohnya, saat tubuh kekurangan vitamin C kita dapat mengalami sariawan atau gusi berdarah; kita bisa mengalami beri-beri saat kekurangan vitamin B1; dan kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penurunan imunitas. Umumnya vitamin D Iu ini dikonsumsi oleh orang yang tinggal di iklim utara atau mereka yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dalam ruangan sering kali tidak mendapatkan cukup paparan sinar matahari. Terlebih lagi, tidak banyak makanan yang secara alami mengandung vitamin D.

Hal ini biasanya disebabkan karena tubuh tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup sehingga pembentukannya tidak efektif. Pada kondisi ini, seseorang akan membutuhkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin D. Klikdokter.com, Jakarta Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang berguna dalam pertumbuhan dan menjaga kesehatan tulang. Dibantu sinar matahari, vitamin D diubah menjadi vitamin D3 dan vitamin D2 sehingga dapat diserap oleh tubuh dan dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tulang. Vitamin D bekerja sama dengan kalsium, di mana vitamin D membantu proses penyerapan kalsium di dalam sistem saluran cerna.

Vitamin adalah nutrisi yang harus diperoleh melalui makanan atau suplemen, karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Namun, vitamin D mampu diproduksi oleh tubuh manusia dari sinar matahari yang diserap kulit. Fungsi vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium juga berperan dalam menjaga kesehatan mulut. Anak-anak mungkin bisa mendapatkan vitamin D yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan tulang melalui makanan, termasuk yang diperkaya dengan vitamin D, seperti susu. Dimulai pada ulang tahun pertama, asupan makanan yang direkomendasikan sebesar 600 IU vitamin D/hari. Suplemen adalah pilihan untuk memastikan anak Anda mendapatkan vitamin D yang cukup, tapi jangan berlebihan.

Dosis yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian pada umumnya antara 400 IU – 5000 IU sehingga jenis ini bisa dibeli dengan bebas. Namun, dosis untuk setiap orang bisa berbeda-beda tergantung dari usia dan juga kondisi kesehatan. Jadi, selain mengonsumsi makanan, Anda juga bisa memenuhi asupan vitamin D dengan berjemur setiap harinya. Apalagi di masa pandemi pasti penting berjemur untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Adapun sumber vitamin D terbaik seperti ikan tuna, sarden, mackerel, dan keju cukup jarang dikonsumsi anak di Indonesia. Dikutip dari Hopkins Medicine, orang dengan kulit yang sedikit berwarna gelap memiliki pigmen atau melanin yang dapat menahan masuknya sinar matahari sehingga vitamin D tidak diproduksi oleh tubuh secara efektif. Sinar matahari merupakan sumber terbaik untuk mendapatkan vitamin D, namun tidak mudah menghitung jumlah vitamin D yang kamu dapat dari durasi paparan sinar matahari tersebut. Selain itu, menurut Keli Hawthorne, Pakar Diet di Baylor College of Medicine yang dilansir dari WebMD, vitamin D lebih baik didapatkan dari sumber lain seperti makanan nih, Gengs. Meski dapat diperoleh dari sinar matahari, ada banyak hal yang dapat memengaruhi kemampuan kulit untuk memproduksi vitamin D dari sinar matahari ini Gengs.

Comments are closed.