5 Suggestions Mengatasi Anak Yang Susah Makan

5 Suggestions Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Mengutip dari Vey Well Family (verywellfamily.com), cobalah untuk melibatkan anak dalam proses persiapan makanan yang akan dikonsumsi. Misalnya, ajak anak memilih bahan makanan yang Anda beli atau mengajaknya untuk mengolah bahan-bahan tersebut menjadi hidangan. Tidak hanya mengenalkan pada berbagai jenis makanan, masih banyak cara lain yang bisa Anda lakukan supaya anak mengonsumsi banyak makanan.

Berikan sayuran segar dan buah-buahan, produk susu tanpa lemak atau rendah lemak , daging tanpa lemak , dan sereal gandum dan roti. Seiring waktu, nafsu makan dan perilaku makan si Kecil akan menjadi perlahan membaik. Si Kecil akan menemukan sesuatu yang ia sukai dalam berbagai makanan sehat tanpa banyak dorongan dari Ibu. Hindari makanan yang dapat menyebabkan si Kecil tersedak, seperti anggur utuh, sosis yang besar, permen bulat dan keras, maupun kacang tanah. Irisan roti dan pisang dapat diberikan sebagai alternatif pilihan makanan.

Picky eater, walau pilih-pilih makanan, tapi mereka mau mencoba menu baru. Sedangkan, anak yang sensitif dengan tekstur tidak akan mau mencoba menu apa pun dengan tekstur tertentu, baik itu menu lama ataupun baru. Semakin tekstur santapan yang mereka musuhi, semakin sedikit sajian yang masuk ke mulut mereka. Bagi orang dewasa, menyantap sajian dengan berbagai tekstur takkan jadi masalah. Karena kita sudah terbiasa, sensor kita lebih toleran dalam menghadapi bermacam-macam tekstur makanan.

Mereka menjadi lebih baik dengan ancaman karena takut akan ancaman tersebut. Jadwal snack yang tidak diatur ketat akan membuat anak-anak merasa kenyang sebelum makan makanan berat. Hanya dengan melihat porsi yang terlalu besar, si kecil bisa langsung menghindari makan. Ia takut merasa kewalahan dengan porsi makanan yang tidak sesuai kemampuan dan kebutuhannya. Moms juga dapat juga membuat catatan makanan untuk memastikan kecukupan gizi anak agar tetap terpenuhi tiap harinya. Tulislah seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi anak selama seminggu.

Membangunkan anak sahur di bulan puasa memang jadi tantangan tersendiri. Tenang, simak berbagai suggestions membangunkan anak sahur berikut ini. Meskipun ini sulit, cobalah untuk tidak mengomentari apa atau berapa banyak yang dimakan anak-anak. Untuk memastikan dia tetap dapat asupan energi sepanjang hari, meski tidak makan di waktu makan. Bunda perlu menyediakan kudapan tinggi kalori yang bisa dia makan kapanpun dia mau.

Bagaimana cara untuk mengatasi anak yang susah makan

Inilah yang akhirnya membuat anak menolak bahkan tidak mau makan sama sekali. Berbagai makanan yang bisa mengakibatkan intoleransi meliputi laktosa, gandum, serta gluten. Intoleransi makanan adalah kondisi ketika tubuh tidak memiliki kemampuan untuk mencerna zat tertentu yang terkandung di dalam makanan atau minuman. Tindakan tersebut seolah menjadi bentuk pertahanan bagi dirinya dalam memilah makanan, meski sebenarnya yang Anda sajikan yakni makanan sehat untuk anak.

Membiarkan anak mandiri bisa dijadikan sebagai media pembelajaran untuknya. Vitamin D berguna menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan penyerapan kalsium untuk tumbuh kembang gigi dan tulang. Usia di atas 1 tahun, anak memerlukan vitamin D sekitar 15 mcg/ hari. Walau memang junk meals banyak digemari oleh anak-anak, tetapi tidak baik untuk kesehatannya. Junk meals memiliki kandungan yang kaya akan kalori, lemak, dan zat gula.

Jika anak hanya mau makan dengan menu yang itu-itu saja, jangan lantas langsung dimarahi. Karena terkadang, anak membutuhkan waktu untuk mengenal jenis makanan baru. Masa kanak-kanak adalah masa ketika mereka belajar meniru segala hal dari lingkungan sekitar, termasuk juga urusan makan. Karenanya, usahakan lingkungan keluarga juga mendukung untuk mengatasi persoalan anak susah makan ini.

Comments are closed.